Monday, October 22, 2012

TAWURAN ANTAR MAHASISWA


TAWURAN ANTAR MAHASISWA

Surabaya (ANTARA News) - Mendikbud Mohammad Nuh menyiapkan sanksi tegas kepada pelaku dan institusi dalam kasus tawuran antarmahasiswa dari salah satu perguruan tinggi negeri di Makassar yang menewaskan dua mahasiswa itu.

"Kami sangat menyesalkan kejadian itu, sebab kampus itu untuk mencetak calon pemimpin bangsa. Bagaimana jadinya kalau terjadi tawuran seperti itu," katanya sebagaimana dikutip staf khusus Mendikbud, Sukemi, yang disampaikan kepada ANTARA di Surabaya, Kamis malam.

Sesaat menjelang keberangkatan ke Makassar dari Jakarta, ia menyampaikan rasa duka dan belasungkawa kepada keluarga korban, karena itu dirinya bersama Dirjen Dikti langsung terbang ke Makassar.

"Perkelahian yang sampai menewaskan mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi itu sungguh tidak mencerminkan dunia kampus yang menjunjung tinggi nilai-nilai akademik, intelektual dan kemuliaan. Itu sebabnya saya akan menjatuhkan sanksi tegas, baik kepada para pelaku maupun institusi," katanya.

Menurut Mendikbud, pihaknya sudah memiliki kesepakatan yang pernah ditandatangani oleh para pimpinan perguruan tinggi, karena itu pihaknya akan memberikan sanksi tegas.

"Kepada pihak kepolisian, saya minta untuk segera melakukan pengusutan terhadap semua pihak yang terlibat dalam peristiwa itu. Silakan kepolisian mengusutnya secara tuntas dan mengambil tindakan sesuai prosedur dan koridor hukum yang berlaku. Saya juga sudah menelepon Kapolda," katanya.
 

Informasi dari sumber lain menyebutkan dua mahasiswa Makassar itu tewas saat terjadi tawuran antarmahasiswa Fakultas Teknik dengan Fakultas Bahasa dan Seni.

Penyebab tawuran itu hanya senggolan motor, namun ratusan mahasiswa Fakultas Teknik melakukan penyerangan hingga fasilitas kampus di Fakultas Bahasa dan Seni pun dibakar.
 
(E011/I007)
SUMBER:
Editor: Ruslan Burhani

No comments:

Post a Comment